Rabu, 29 Oktober 2014

LUKA BANGSA

Mengalir air mata di tepi negeri ini
lantaran sumpahnya ;pemuda tak berjiwa.
belum juga ada yang nyata,
walau katanya telah berakhir tariantarian diatas darah
dan berlari mengecup sisa bendera.

jika langkah tak cukup sekedar derap,
perjelaskan saja bagi mereka.
lihatlah kedarat
kelaut kepulau, nun jauh disana
lambaian tangan bangsa mengajak penguasa
berderita sama dengannya.

tumpah jiwa raga menjadi ombak
menjadi badai
terumbu karang Indonesia retak,
badai datang karam pemuda
perahunya hilang dalam air mata.
kamilah bangsa yang ingin merdeka.


Yogyakarta 28


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berbagilah walau melalui kolom sederhana ini.