Minggu, 12 Oktober 2014

SKETSA TUBUHMU

Gelung rambutmu Himalaya
Dengan diam ku daki dengan hati
Walau ada sepi ada janji
terpatri kasih nan sejati
menikmati dari keindahan tak berduri.

Lalu wajah mu taman berbunga
Bibir mu memawar merah
Pun sejuk lebat alis 
rindang danau susu pipi mu.
demikian semai rindu bercandu
yang perlahan menyesatkan ku.

gemulai tubuh mu,
menyapa diam-diam dari lekik pinggul
Yang kau taburkan di altar mata
memintal denyut demi denyut doa
Dari rindu nan bersyahdu.
Aku tak akan berakhir,
Sesampai nya puisi melingkar di jemari imajinasi.
masih menikmati mu...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berbagilah walau melalui kolom sederhana ini.